Mualem dan KPA/PA Koetaradja Sepakat Paket Menangkan Fachrul Razi Untuk Walikota Banda Aceh dan Mualem Untuk Gubernur Aceh

oleh -1642 Dilihat
oleh

Banda Aceh|Bitranusantara.co.id – Terjawab sudah dukungan Partai Aceh untuk Walikota Banda Aceh, Pilkada 2024 mendatang, KPA/PA koetaradja Banda Aceh akan bekerja memenangkan Mualem Muzakir Manaf sebagai Gubernur Aceh 2024 dan Fachrul Razi sebagai Walikota Banda Aceh 2024.

Ketua Umum DPA Partai Aceh (PA) Muzakkir Manaf yang kerab disapa Mualem, merestui dan menyatakan dukungannya kepada H Fachrul Razi, MIP,.M.Si,.M.H untuk maju sebagai Calon Wali Kota Banda Aceh pada kontestasi Pilkada November mendatang.

“beliau cerdas dan banyak memiliki jaringan luas serta berteman dengan siapa saja,” ungkap Mualem dalam pertemuan dengan KPA/PA Koetaradja Banda Aceh saat bersilaturahmi di rumah Ulekareng, Selasa (18/06/2024).

Sekretaris KPA Koetaradja Banda Aceh Muhammad Nur dalam pertemuan tersebut mengatakan bahwa dilakukan pertemuan silaturahmi KPA/PA Koetaradja Banda Aceh untuk Persiapan Pilkada 1024. Dalam pertemuan tersebut, hadir Panglima Koetaradja Guree Nasrun dan Jajaran KPA/PA Koetaradja.

“Mari kita satukan langkah untuk memenangkan Mualem Sebagai Gubernur Aceh 2024 dan Fachrul Razi dalam Pilkada Banda Aceh. Pengalamannya dua periode memimpin di DPD RI dan menjadi Ketua Komite I menjadikannya tokoh muda yang sangat cocok dalam membangun kota Banda Aceh, saya optimis kepemimpinan kota ini harus diambil oleh tokoh muda,” ungkapnya M. Nur.

Dalam kesempatan terpisah, Fachrul Razi menyatakan bahwa semua keputusan berada di tangan rakyat. Ia menegaskan komitmennya dalam dunia politik untuk memperjuangkan masyarakat melalui jalur eksekutif.

Fachrul Razi yang telah mendaftar di Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) untuk maju sebagai bakal calon wali kota Banda Aceh pada Pilkada 2024. Dirinya juga bersilaturahmi dengan beberapa partai politik lainnya di Banda Aceh. Dia menyatakan siap mengundurkan diri dari kursi anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) demi ibukota Aceh tersebut.

“Insya Allah Banda Aceh kita kembalikan ke rakyat, dari anggaran sampai pelayanan untuk rakyat,” tutup Fachrul Razi. (*)